Waktunya menarikan jari. :D
![]() |
| Suasana di Sekolah Dasar |
Saya bukan kriminolog dan ahli psikologi anak. Karenanya,
ide saya di tulisan ini bukan tentang bagaimana menghukum pelaku video ini.
Namun tulisan ini akan lebih kepada tindakan preventif untuk mecegah kejadian
ini terulang kembali. Dan tentunya hal ini akan banyak sekali caranya. Tetapi,
saya lebih memilih peran Ibu sebagai hal yang pokok dalam upaya pencegahan
tindakan memalukan macam hal ini.
Ibu. Yup, satu kata itu begitu penting dalam perjalanan
hidup kita. Eh, bentar-bentar, ini bukan renungan malam loh ya, ini Cuma ide
tentang bagaimana . . . yah, yang diatas itulah!
Pendidikan pertama seorang anak adalah Ibu. Entah Ibu asuh
atau Ibu kandung (baiknya sih Ibu kandung), merupakan awal dimana kita belajar
sesuatu. Mulai dari sara makan, pip, pup, menyapa seseorang, berterimakasih dan
nilai-nilai lain yang sangat penting bagi perkembangan jiwa social anak.
Karenanya, seorang Ibu sangatleh penting dalam fase ini. Semoga sih, Ibu dari
anak-anak saya besok orangnya baik, kalau bisa yang cantik. Hahaha,
Sayangya, Ibu jaman sekarang banyak yang bekerja sehingga
melupakan tuganya sebagai sekolah pertama bagi buah hatinya. Bukan saya
melarang seorang Ibu untuk bekerja, namun hendaknya pekerjaannya jangan sampai
membuatnya lupa akan tuganya sebagai seorang Ibu. Memang banyak tempat
penitipan anak, terutama di kota besar. Akan tetapi, kualitasnya, perhatiannya,
kasih sayangnya, dan cintanya tak akan sama seperti Ibu. Karenaya, sesibuk
apapun Ibu, hendaknya jangan sampai melupakan perkembangan buah hatinya. Eits,
bukan Cuma perkembangan fisik loh ya! Sikap dan tata krama anak juga penting
unutk diperhatikan.
Lah kalo bapak? Saudara? Ya penting juga keleus, maksud “Ibu”
disini bukan hanya Ibu yang melahirkan. Tetapi juga keluarga. Namun, tentunya
Ibu (yang melahirkan)lah yang punya peranan terbesar (menurut saya).
Mungkin tulisan ini hanya berbicara tentang peran Ibu.
Namun, menurut saya Ibu-lah yang menjadi pemegang kunci agar kejadian kekerasan
pada anak tidak terulang kembali. Yup, Ibu memang menjadi sekolah pertama bagi
anak, bahkan sebelum anak itu lahir dan beliaulah salah satu kunci utama pencegahan
perilaku jahat anak-anak. Semoga anak-anak Indonesia tumbuh menjadi anak anak
yang tahu moral dan etika. Amin,
.jpg)
